INFERNO

Oleh : IMMawan M. Salma abdul Aziz (Resensi Buku)

Inferno, sebuah novel thriller baru buatan Dan Brown, yg juga merupakan penulis dari novel fenomenal The Da Vinci Code. Inferno mengisahkan seorang simbolog ternama dari universitas Harvard bernama Robert Langdon. Cerita ini bersetting di banyak Negara, antara lain amerika, italia, dan turki. Kisah bermula ketika Langdon tersadar di sebuah kamar rumah sakit dan mendapat amnesia sementara karena sebuah peluru yg menyerempet bagian atas kepalanya dan meninggalkan 12 jahitan disana. Penolongnya adalah seorang dokter muda cantik dan dokter italia beruban, sienna brooks dan DR. Marconi. Malangnya disaat dia baru sadar dari pingsanya , seorang penyusup masuk ke kamar itu dan menembak DR. Marconi, kemudian mengarahkan moncong pistolnya ke Langdon namun sienna menariknya dan menyelamatkanya.

Sienna membawa Langdon ke apartemenya dan memberikan pertolongan darurat padanya. Namun pengejaran orang-orang berbaju hitam tak sampai situ, mereka terus mengejar Langdon dan sienna sampai kebelahan dunia lain. Alasanya adalah sebuah artefak misterius yg ada di jaket Langdon, dan tentu Langdon tak mengetahui kapan barang itu ada di jaketnya.

Langdon pergi ke italia berdasarkan petunjuk dari artefak yg berisi kode-kode itu. Dari artefak itu dia mengacu pada sebuah lukisan buatan boticelli yg berjudul map of hell, lukisan itu sendiri diilhami dari sebuah buku karangan Dante Alighieri, sesuai namanya, lukisan itu berisi gambaran neraka dan tingkatan-tingkatanya. Buku yg dibuat berabad-abad yg lalu itu berhasil membuat gereja mendapat jamaah yg lebih banyak dari biasanya, anda tahu mengapa.

Sebuah organisasi bernama konsosrsium ikut campur dalam pencarian Langdon, yg ternyata apa yg dicari Langdon dari petunjuk artefak itu adalah sebuah wabah biologis., sebuah virus yg bisa menginfeksi seluruh dunia dengan penyebaran melalui udara. Tak Cuma konsorsium yg ikut mencari dan ingin mengantisipasi wabah itu,  WHO juga mengambil bagian dalam hal itu, tentu saja organisasi kesehatan terbesar didunia ini tak mau kejadian seperti wabah virus berbahaya seperti itu tersebar didunia. Akhirnya setelah melewati italia merekapun menemukan tempat penyimpanan wabah itu. Wabah itu ditaruh disebuah plastic terurai yg akan rusak dalam waktu tertentu ketika ditaruh dalam air. Sayangnya ketika mereka menemukan wabah itu, plastiknya sudah rusak dan telah menyebarkan virus itu keseluruh dunia.

DR.sinksey yg merupakan direktur WHO akhirnya memutuskan untuk mengadakan pertemuan ilmuan biologi sedunia untuk memecahkan masalah ini. Virus yg tersebar bukanlah virus mematikan, tapi sebuah virus yg bisa mensterilkan hormone-hormon perkembang biakan,. Jadi sebuah virus yg membuat orang mandul.

Mereka pun berusaha menanggulangi krisis virus itu  karna jika dibiarkan menyebar, bisajadi dalam seratus tahun kedepan umat manusia sudah punah karena tidak dapat berkembang  biak. Hal ini diurus oleh dr. sinksey  dan sienna yg merupakan ilmuwan. Sedangkan Langdon kembali ke rumahnya di amerika melanjutkan hidupnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s